Bergerak Bersama, Relawan PMI di Lumajang Kenalkan Cara Selamatkan Diri Sejak Dini
Selasa, September 29, 2026
CERITARELAWAN.com, LUMAJANG— Panggilan kemanusiaan membawa tujuh personel gabungan dari pengurus, staf, dan relawan PMI Kabupaten Lumajang melangkah menuju lereng Kecamatan Gucialit pada Selasa (29/9/2026).
Penulis: Nur
Kehadiran mereka membawa misi penting: membekali anak-anak desa dengan pengetahuan berharga untuk menjaga diri dari ancaman bencana alam.Tanpa lelah, tim membagi peran untuk mengetuk pintu tiga sekolah di Desa Wonokerto.
Hasilnya, suasana hangat dan ceria menyelimuti ruang-ruang kelas di TK Dharma Wanita, SD Negeri 02 Wonokerto, hingga SMP Satu Atap Wonokerto. Sebanyak 177 pasang mata anak-anak menyimak dengan penuh rasa ingin tahu saat para relawan memperagakan cara menghadapi gempa dan tanah longsor.
Lewat pendekatan yang ramah anak, relawan mengenalkan jenis-jenis bencana dengan metode yang menyenangkan. Mulai dari anak-anak TK yang berjumlah 32 anak, siswa SD sebanyak 100 anak, hingga 45 pelajar SMP, semua diajak memahami pentingnya menjaga diri dan keluarga ketika alam sedang tidak bersahabat.
Sekretaris sekaligus Kepala Markas PMI Kabupaten Lumajang, Nurhadi Santoso, mengapresiasi gerak cepat para relawan di lapangan yang terus konsisten menyebarkan virus kebaikan di momen perayaan hari jadi PMI ini.
"Harapannya, anak-anak sejak dini memahami ancaman bencana dan cara menyelamatkan diri sendiri dan keluarga. Melalui kolaborasi dengan lembaga pendidikan ini, kami ingin menanamkan edukasi kebencanaan agar mereka tumbuh menjadi generasi yang tetap peduli dan siap untuk bergerak bersama," ungkap Nurhadi penuh harap.
Bagi para relawan yang bertugas, melihat tawa sekaligus kesiapan anak-anak dalam mempraktikkan simulasi penyelamatan diri adalah hadiah terindah di momentum HUT PMI ke-81 ini.
Perjalanan ke Wonokerto hari ini kembali membuktikan bahwa kepedulian yang ditanam sejak dini akan menumbuhkan ketangguhan di masa depan.
Penulis: Nur
Editor: Redaksi
.jpeg)