Tak Menyangka Lolos, Pelajar Jakarta Ini Siap Terbang ke Jepang
CERITARELAWAN.com, JAKARTA - Wakili Indonesia di Jepang bukanlah sesuatu yang pernah dibayangkan oleh Windaru Naina Nindiasyam.
Pelajar dari SMPN 95 Jakarta itu masih mengingat jelas momen ketika namanya dinyatakan lolos sebagai peserta program pertukaran internasional bersama Palang Merah Jepang.
Perasaannya saat itu campur aduk antara bahagia, bangga, sekaligus tidak percaya.
Di usianya yang masih muda, kesempatan itu terasa seperti mimpi yang menjadi kenyataan.
Namun perjalanan tersebut bukan sekadar kesempatan untuk pergi ke luar negeri. Ada tanggung jawab besar yang harus diemban. Windaru bersama peserta lainnya akan memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat Jepang.
Karena itu, masa pemusatan pelatihan dimanfaatkannya untuk belajar sebanyak mungkin.
“Persiapan pertama yang saya lakukan adalah mempelajari berbagai pengetahuan yang nantinya bisa berguna selama berada di Jepang. Kemudian, saya juga mempersiapkan materi tentang kebudayaan Betawi yang akan saya perkenalkan di sana,” ujarnya.
Baginya, budaya Indonesia adalah kekayaan yang patut diperkenalkan kepada dunia. Ia ingin teman-teman dari negara lain mengenal lebih dekat keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia.
Selain budaya, Windaru juga memiliki tujuan lain selama berada di Jepang. Ia ingin belajar langsung mengenai kesiapsiagaan bencana yang menjadi salah satu keunggulan masyarakat Jepang.
Ia tertarik melihat bagaimana anak-anak di sana diajarkan untuk tetap tenang, tertib, dan sigap ketika menghadapi situasi darurat.
Pengalaman itu diharapkannya dapat menjadi inspirasi yang dibawa pulang ke Indonesia.
Sementara itu, Ketua Bidang Anggota dan Relawan PMI Provinsi DKI Jakarta, Maeza Angga Rizki, mengatakan para peserta memang dipersiapkan tidak hanya sebagai peserta pertukaran pelajar, tetapi juga sebagai duta budaya.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi investasi penting untuk melahirkan generasi muda yang memiliki kepedulian sosial dan wawasan global.
“Pelaksanaan pertukaran pelajar ini menjadi bagian dari upaya membentuk generasi muda PMR yang tidak hanya memiliki kepedulian terhadap sesama, tetapi juga mampu beradaptasi dan berkontribusi dalam lingkungan global,” ujarnya.
Bagi Windaru, seluruh perjalanan ini bukan hanya tentang dirinya sendiri. Ia merasa membawa harapan banyak orang yang mendukung dan mendoakannya.
Karena itu, ia ingin memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin serta memberikan kesan positif tentang Indonesia kepada dunia.
Dari ruang kelas di Jakarta menuju panggung internasional di Jepang, langkah Windaru menjadi bukti bahwa mimpi besar bisa dimulai dari keberanian untuk mencoba dan terus belajar.
