Dari Air Bersih Hingga Edukasi Sekolah, Langkah Nyata Melindungi Perempuan dan Anak di Lumajang
CERITARELAWAN.com, LUMAJANG - Banyak orang menganggap perlindungan perempuan dan anak hanya berkaitan dengan penanganan kasus kekerasan. Padahal upaya perlindungan dimulai jauh sebelum sebuah kasus terjadi.
Perlindungan dapat hadir dalam berbagai bentuk. Mulai dari memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, memberikan ruang aman bagi anak-anak untuk belajar, hingga menghadirkan edukasi yang membuat mereka lebih siap menghadapi berbagai risiko kehidupan.
Pandangan itulah yang mengemuka dalam penguatan Forum Puspa Kirana Kabupaten Lumajang yang digelar Dinsos PPA Kabupaten Lumajang, Rabu (21/10/2026).
Melalui forum tersebut, berbagai organisasi diajak memperkuat kolaborasi dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Dinsos PPA Lumajang, Endhi Satriyo Yunianto, S.Sos, menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendiri.
“Karena jumlah, dan jangkauan wilayahnya yang luas, dengan keterbatasan sumber daya manusia dan sumber dana, maka kami perlu menggandeng bapak ibu semua,” ujarnya.
Perlindungan yang Hadir Lewat Program Kemanusiaan
Dalam forum tersebut, PMI Lumajang menjadi bagian dari bidang perlindungan perempuan dan anak.
Bagi PMI, perlindungan tidak selalu hadir melalui program yang secara langsung berbicara mengenai kekerasan. Banyak kegiatan kemanusiaan yang secara tidak langsung memberikan manfaat bagi perempuan dan anak.
Wakil Ketua PMI Lumajang Bidang Humas, Dra. Iswarini Jamilah, mencontohkan program distribusi air bersih yang dilakukan saat musim kemarau.
Sebanyak 798 ribu liter air bersih telah didistribusikan ke Kecamatan Padang dan Gucialit.
Dari total 1.726 jiwa penerima manfaat, sebanyak 917 orang merupakan perempuan.
Bagi masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih, bantuan tersebut bukan hanya soal kebutuhan sehari-hari. Bantuan itu juga membantu mengurangi beban keluarga, terutama perempuan yang sering menjadi pihak yang bertanggung jawab memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Edukasi untuk Anak-Anak
Selain distribusi air bersih, PMI Lumajang juga menjalankan edukasi kesiapsiagaan bencana di berbagai sekolah.
Program tersebut menyasar peserta didik tingkat TK, SD, hingga SMP.
Melalui edukasi tersebut, anak-anak memperoleh pengetahuan mengenai kesiapsiagaan dan keselamatan sejak usia dini.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan yang lebih aman dan mendukung tumbuh kembang anak.
Kolaborasi untuk Masa Depan
Forum Puspa Kirana menjadi ruang pertemuan berbagai pihak yang memiliki tujuan sama, yaitu menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi perempuan dan anak.
Dari pemerintah daerah, organisasi profesi, kepolisian, organisasi sosial kemasyarakatan, hingga organisasi kemanusiaan, semuanya memiliki peran yang dapat saling melengkapi.
Melalui kolaborasi tersebut, perlindungan perempuan dan anak tidak hanya hadir saat terjadi masalah, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai langkah pencegahan yang menyentuh kebutuhan masyarakat sehari-hari.
Di Lumajang, upaya tersebut dimulai dari hal-hal sederhana namun bermakna: air bersih yang sampai ke rumah warga, edukasi yang masuk ke ruang kelas, dan komitmen bersama untuk menjaga perempuan serta anak-anak agar tumbuh dalam lingkungan yang aman dan bermartabat.
Penulis: Nur
Editor: Redaksi
