10.000 Liter Air Bersih Hadir untuk Ratusan Warga Gumeng Saat Kekeringan
CERITARELAWAN.com, GRESIK – Air yang mudah diperoleh pada hari-hari biasa dapat menjadi sesuatu yang sangat berharga ketika musim kering datang. Kondisi itulah yang dirasakan sebagian warga Desa Gumeng, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, saat ketersediaan air bersih mulai berkurang akibat kekeringan.
Di tengah kondisi tersebut, bantuan 10.000 liter air bersih disalurkan kepada masyarakat pada Senin (12/10/2026). Bantuan itu menjangkau warga di RT 01/RW 04 dan RT 02/RW 04 Desa Gumeng.
Bagi banyak keluarga, bantuan tersebut bukan sekadar distribusi air. Air bersih menjadi kebutuhan utama untuk memasak, mandi, mencuci, dan berbagai aktivitas rumah tangga lainnya yang tidak dapat ditunda.
Berdasarkan laporan Posko PMI Kabupaten Gresik, sebanyak 283 kepala keluarga atau 729 jiwa menerima manfaat dari kegiatan tersebut. Jumlah itu terdiri atas 397 laki-laki dan 332 perempuan.
Distribusi air bersih berlangsung sejak pagi hingga siang hari dengan menggunakan armada truk tangki. Kegiatan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pengurus, staf, dan relawan PMI Kabupaten Gresik, perangkat desa, unsur kecamatan, hingga masyarakat setempat.
Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa kepedulian dapat diwujudkan melalui tindakan nyata. Ketika masyarakat menghadapi keterbatasan akses air bersih, berbagai pihak hadir untuk membantu memastikan kebutuhan dasar tetap dapat terpenuhi.
Ketua PMI Kabupaten Gresik H. Achmad Nadlir, S.M., S.T., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung masyarakat yang terdampak kekeringan.
Sementara itu, Kepala Markas PMI Kabupaten Gresik Jauharotun Nazilah, S.E., menegaskan komitmen untuk terus merespons kebutuhan masyarakat melalui berbagai kegiatan kemanusiaan.
Dukungan PT Smelting dalam kegiatan ini turut memperkuat jangkauan bantuan. Keterlibatan dunia usaha menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui kerja sama yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Di balik angka 10.000 liter air bersih, terdapat ratusan keluarga yang memperoleh kemudahan menjalani aktivitas sehari-hari. Bantuan yang datang tepat waktu membantu mengurangi beban warga ketika akses air menjadi semakin terbatas.
Kisah di Desa Gumeng menjadi pengingat bahwa kemanusiaan sering kali hadir dalam bentuk yang sederhana, namun sangat berarti. Setetes air mungkin terlihat biasa, tetapi bagi masyarakat yang mengalami kekeringan, air dapat menjadi sumber harapan yang membantu mereka melewati hari-hari sulit.
Penulis: Akbar
Editor: Redaksi
