75 Pahlawan Kemanusiaan Banjarnegara Terima Apresiasi atas Puluhan Kali Donor Darah
CERITARELAWAN.com, BANJARNEGARA – Ketulusan berbagi melalui setetes darah kembali mendapat apresiasi. Sebanyak 75 pendonor darah dari Banjarnegara akan menerima penghargaan Gubernur Jawa Tengah setelah secara konsisten mendonorkan darah hingga puluhan kali demi membantu sesama.
Mereka terdiri dari 68 pendonor yang telah mencapai 50 kali donor darah dan 7 pendonor yang telah mendonorkan darah sebanyak 75 kali. Penghargaan tersebut akan diserahkan dalam Temu Donor Darah Sukarela Tahun 2026 di Semarang.
Di balik angka-angka tersebut, tersimpan komitmen para pendonor yang selama bertahun-tahun hadir ketika darah dibutuhkan oleh pasien di rumah sakit. Kontribusi mereka menjadi bagian penting dari rantai kemanusiaan yang menyelamatkan banyak nyawa.
Kepala UDD PMI Banjarnegara, dr. Syarah Mutia Dewi, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pendonor yang terus setia mendukung gerakan kemanusiaan PMI.
“Kami menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada masyarakat Banjarnegara khususnya sobat donor yang terus bergerak bersama PMI untuk kemanusiaan,” ujarnya.
Menurut dr. Syarah, seluruh penerima penghargaan telah melalui proses verifikasi yang ketat sebelum ditetapkan sebagai penerima penghargaan tingkat provinsi.
“Proses verifikasi data dan berkas sangat teliti dan dimulai bahkan pada November 2025 kemarin, mengingat penerima penghargaan total sekitar 2.348 orang dari 25 kota/kabupaten se Jawa Tengah,” tandasnya.
Semangat kemanusiaan yang ditunjukkan para pendonor juga mendapat apresiasi dari PMI Banjarnegara. Plh Ketua PMI Banjarnegara, Drs. Noor Tamami, M.Pd, menilai penghargaan tersebut bukanlah tujuan utama, melainkan bentuk penghormatan atas pengabdian yang telah diberikan.
“Terkhusus kepada seluruh pendonor darah yang tahun ini mendapatkan penghargaan, kami sampaikan selamat dan semoga ini menjadikan momentum untuk terus bergerak bersama PMI,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa nilai kemanusiaan dari donor darah tidak dapat diukur hanya dari penghargaan yang diterima.
“Mohon jangan menilai dari sisi penghargaannya namun lebih dari ketulusan, pengabdian dan sumbangsih nyata untuk sesama yang itu tentunya tidak bisa dinilai dengan apapun,” tandasnya.
Bagi PMI Banjarnegara, para pendonor darah adalah teladan kepedulian sosial. Melalui aksi sederhana namun konsisten, mereka telah membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan dan menginspirasi lebih banyak orang untuk ikut berbagi melalui donor darah sukarela.
