Kado Indah Penghargaan HUT PMI ke-81: Komitmen BAZNAS Ponorogo Alirkan Keberkahan di Tengah Desa Terdampak Kekeringan
0 menit baca
CEEITARELAWAN.com, PONOROGO — "Peduli adalah awal, bergerak adalah wujud, dan bersama adalah kekuatan." Roh dari tema besar hari jadi palang merah tersebut terasa begitu nyata merasuki kalbu para penggiat kemanusiaan yang memadati ruang Pendopo Agung Pemkab Ponorogo pada Rabu (23/9/2026). Di tengah kehangatan jalannya resepsi puncak peringatan HUT PMI ke-81, kehadiran BAZNAS Kabupaten Ponorogo sebagai penerima piagam penghargaan mitra strategis menorehkan cerita pengabdian humanis yang mendalam tentang arti merawat nilai gotong royong demi membantu sesama.
Kisah pergerakan BAZNAS di Bumi Reog senantiasa terpaut erat dengan denyut kesusahan hidup masyarakat kecil. Ketika kemarau panjang mulai mengeringkan sumur-sumur warga dan mendatangkan krisis air bersih, amunisi kemanusiaan dari dana umat langsung digerakkan secara nyata.
BAZNAS berdiri bahu-membahu bersama armada tangki PMI, menyokong penyaluran air bersih gratis untuk mengetuk pintu-pintu rumah warga yang membutuhkan di wilayah pelosok Dungus Desa Karang Patihan (Pulung), Dusun Bungur Desa Munggu (Bungkal), hingga kawasan Dusun Kroyo Desa Gelang Kulon (Sampung).
"BAZNAS Kabupaten Ponorogo telah menyiapkan langkah-langkah tindak lanjut untuk mendukung upaya penanganan kekeringan, baik melalui penyediaan bantuan air bersih maupun program-program kemanusiaan lainnya yang dapat disinergikan bersama PMI dan pemerintah daerah. Kami berharap kemitraan yang telah terjalin dengan baik ini dapat terus diperkuat demi memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Ponorogo," ungkap Ketua BAZNAS Ponorogo, Sukarni, dengan raut wajah penuh kesungguhan usai menerima penghargaan langsung dari Plt. Bupati Ponorogo Bunda Hj. Lisdiyarita, SH.
Langkah kepedulian yang diikrarkan oleh BAZNAS Ponorogo ini menjadi pemantik inspirasi yang mengalirkan energi kebaikan bagi seluruh aksi sosial harian yang digelar sepanjang momentum HUT ke-81 tersebut. Keindahan nilai kebersamaan ini berjalan selaras dengan aksi kerelaan donor darah massal prajurit TNI-AD Kodim 0802 di bawah kawalan Letkol (Arh.) Farouk Saputra, pemberian tanda kehormatan bagi 98 pahlawan darah 50 kali, edukasi klinis santri Ponpes Al-Iman Babadan, pembagian sembako bersama komunitas ICWP, serta peristiwa bersejarah pengesahan total 290 Unit kelompok PMR baru (288 Mula/SD, 1 Madya/SMP, 1 Wira/SMA). Kisah dari Ponorogo ini memberi pesan indah; bahwa ketika amanah umat dan kerja kemanusiaan menyatu dalam ketulusan, berkah akan terus mengalir tiada henti laksana air jernih yang membawa keselamatan bagi jiwa sesama di Bumi Pertiwi.
Penulis: Nur
Editor: Redaksi
