Aksi Nyata PT Daya Surya Sejahtera: Rawat Nilai Kemanusiaan, Redam Dampak Kekeringan Ekstrem Ponorogo Sejak 2024
0 menit baca
CERITARELAWAN.com, PONOROGO — "Peduli adalah awal, bergerak adalah wujud, dan bersama adalah kekuatan." Semangat filosofis tema HUT PMI ke-81 itu bergaung sangat kencang di bawah atap Pendopo Agung Pemkab Ponorogo pada Rabu (23/9/2026).
Di tengah barisan relawan kemanusiaan yang hadir, ada satu potret ketulusan dari dunia usaha yang berhasil mencuri perhatian publik. PT Daya Surya Sejahtera (SuryaMart Ponorogo) membuktikan bahwa sebuah korporasi bisnis tidak hanya bisa mengejar profit, melainkan mampu menjadi pundak tempat bersandar bagi ribuan warga yang sedang dilanda kesulitan air bersih.
Kisah kepedulian yang diukir oleh manajemen SuryaMart Ponorogo ini merupakan potret perjuangan kemanusiaan yang panjang dan berakar kuat. Sinergi nyata antara perusahaan ritel ini dengan para relawan PMI Kabupaten Ponorogo telah terjalin erat untuk membantu sesama dalam merespons bencana kekeringan sejak tahun 2024 silam.
Ketika terik kemarau mulai mengeringkan sumber-sumber air milik warga di wilayah Kecamatan Pulung, Bungkal, hingga Sampung, dana CSR dari belanja para konsumen setia langsung diubah menjadi armada-armada tangki air penyelamat hidup. Air bersih dialirkan secara nyata ke jeriken-jeriken kosong milik lansia dan anak-anak yang telah lama menanti bantuan datang di teras rumah mereka.
Suasana haru sekaligus bangga menyeruak ketika perwakilan manajemen melangkah maju menerima piagam kehormatan dari Plt. Bupati Ponorogo Bunda Hj. Lisdiyarita, SH., didampingi jajaran Forkopimda.
"Selamat HUT PMI yang ke-81, semoga kolaborasi ini bisa membawa manfaat bagi sesama dan dapat terus kita tingkatkan. Terima kasih atas penghargaan yang telah diberikan," ucap Direktur Utama PT Daya Surya Sejahtera, Aguk Suprawanto, dengan penuh kerendahan hati. Untaian kalimat penuh doa tersebut menjadi bukti otentik bahwa kemitraan kemanusiaan yang dibangun dengan hati akan melahirkan komitmen pengabdian tanpa batas.
Langkah mulia dari PT Daya Surya Sejahtera ini menjadi inspirasi dan pemantik energi positif bagi gerakan sosial lain yang digelar hari itu.
Semangat kebersamaan tersebut menular pada aksi donor darah massal prajurit TNI-AD Kodim 0802 di bawah arahan Letkol (Arh.) Farouk Saputra, edukasi santri Ponpes Al-Iman Babadan, pembagian sembako bersama ICWP, hingga peristiwa bersejarah pengesahan total 290 Unit kelompok PMR baru (288 unit Mula/SD, 1 unit Madya/SMP, dan 1 unit Wira/SMA).
Kisah pengabdian dari Ponorogo ini mengajarkan kita semua sebuah nilai luhur; bahwa ketika dunia usaha dan relawan kemanusiaan melebur menjadi satu kekuatan, jeritan kesulitan warga di pelosok desa akan selalu terjawab oleh hadirnya mata air kebaikan yang merawat martabat sesama di Bumi Pertiwi.
Penulis: Nur
Editor: Redaksi
