HOT NEWS

81 Tahun Mengabdi, HUT PMI di Tulungagung Kobarkan Semangat Relawan dan Kepedulian

CERITARELAWAN.com, TULUNGAGUNG – Delapan puluh satu tahun perjalanan PMI menjadi pengingat bahwa kerja kemanusiaan tumbuh dari orang-orang yang bersedia memberikan waktu, tenaga, dan kepeduliannya untuk sesama.

Semangat itu terasa dalam peringatan HUT PMI ke-81 di Tulungagung, Jumat (25/9/2026). Relawan, pengurus, pendonor darah sukarela, serta unsur pemerintah daerah berkumpul dalam tasyakuran yang digelar PMI Kabupaten Tulungagung.

Di antara rangkaian kegiatan, ada apresiasi bagi mereka yang secara konsisten berbagi melalui donor darah. Pendonor darah sukarela yang telah mencapai 50 kali donor menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, S.M., M.M.

Capaian 50 kali donor menjadi bagian dari perjalanan panjang para pendonor dalam membantu menjaga ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Semangat pengabdian juga menjadi perhatian Ketua PMI Kabupaten Tulungagung Drs. Tri Hariadi, M.Si.

“Relawan adalah jantung dan kekuatan utama Palang Merah Indonesia. Teruslah tingkatkan kapasitas, keterampilan, dan kesiapsiagaan,” ujar Tri yang juga menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung.

Pesan tersebut tidak berhenti pada peningkatan kemampuan relawan. Tri juga mengingatkan jajarannya untuk menjaga netralitas, kemandirian, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

Baginya, kepedulian terhadap sesama juga membutuhkan kerja bersama. PMI perlu membangun hubungan dengan berbagai pihak agar pelayanan yang diberikan dapat semakin kuat.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Perkuat sinergi dan kerja sama dengan pemerintah, dunia usaha, media, dan seluruh elemen masyarakat demi memberikan pelayanan terbaik bagi yang membutuhkan,” katanya.

Peran para relawan mendapat apresiasi dari Ahmad Baharudin. Menurut dia, keberadaan relawan selama perjalanan PMI telah terlihat dalam berbagai situasi.

“Selama 81 tahun perjalanan pengabdiannya, PMI terbukti senantiasa hadir di garda terdepan, baik dalam situasi darurat kebencanaan, penanganan krisis kesehatan, pelayanan darah, maupun berbagai aksi sosial kemanusiaan lainnya,” ujar Ahmad.

Ia menyebut kehadiran relawan di tengah masyarakat sebagai bukti nyata nilai kepahlawanan kemanusiaan.

Ruang pengabdian tersebut tidak hanya berada di layanan donor darah. Relawan dan jajaran PMI juga bergerak dalam pertolongan pertama, penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan, penyediaan air dan sanitasi, dukungan psikososial, serta pembinaan relawan dan generasi muda.

HUT PMI ke-81 di Tulungagung akhirnya bukan hanya tentang perjalanan sebuah organisasi. Di balik perjalanan itu terdapat relawan yang bergerak ketika dibutuhkan, masyarakat yang terlibat, serta pendonor yang secara sukarela memberikan darahnya untuk sesama.

Dari pendonor yang mencapai 50 kali donor hingga relawan yang menjalankan tugas kemanusiaan, kepedulian diwujudkan melalui tindakan nyata dan terus dilakukan dari waktu ke waktu.

Semangat itulah yang kembali dikuatkan dalam HUT PMI ke-81 di Tulungagung, yakni bergerak bersama untuk menjaga nilai kemanusiaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. 

Penulis: Alfani 
Editor: Redaksi
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar