HOT NEWS

Belajar Sigap Menolong, 175 Anggota PMR Kota Kediri Ikuti Pelatihan Pertolongan Pertama

  

CERITARELAWAN.com, KEDIRI - Sebanyak 175 anggota Palang Merah Remaja (PMR) dari berbagai SMP di Kota Kediri mengasah keterampilan pertolongan pertama sebagai bekal menghadapi cedera di lingkungan sekolah, Sabtu (26/9/2026).

Mereka mengikuti pelatihan bersama 20 guru pembina PMR di Aula Dinas Pendidikan Kota Kediri.

Selama kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 14.30 WIB, peserta mendapat materi mengenai pengenalan dan pertolongan awal terhadap cedera. Mereka juga mengikuti sesi praktik dengan pendampingan fasilitator.

PMI Kota Kediri melibatkan sembilan personel, terdiri atas seorang pelatih utama dan delapan fasilitator, untuk mendampingi 195 peserta.

Pengurus Bidang Pendidikan dan Pelatihan PMI Kota Kediri, Wahyu Purnama Wijaya, mengatakan keterampilan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi anggota PMR ketika menghadapi kejadian yang membutuhkan pertolongan di sekolah.

"Tujuannya agar anggota PMR mampu memberikan pertolongan sederhana di lingkungan sekolah dan pembina PMR lebih siap dalam menangani kejadian yang membutuhkan pertolongan pertama," kata Wahyu.

Pembekalan keterampilan pertolongan pertama juga menjadi bagian dari pembinaan anggota PMR di Kota Kediri. Sebelumnya, anggota PMR SMAN 6 Kota Kediri mendapat pembekalan pertolongan pertama dan materi dasar kepalangmerahan dari PMI Kota Kediri.

Selain kemampuan memberikan pertolongan, menurut Wahyu, anggota dan pembina PMR perlu memiliki kemampuan berkoordinasi ketika suatu kejadian membutuhkan penanganan lebih lanjut.

"Harapannya, setelah kegiatan ini anggota PMR dan pembina lebih siap dalam penanganan pertolongan pertama serta mampu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait secara baik dan lebih terstruktur," ujarnya.

Upaya meningkatkan kemampuan remaja dalam menghadapi situasi darurat juga pernah dilakukan melalui pelatihan pertolongan pertama bagi anggota FORPIS Kota Kediri. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan kemampuan generasi muda dalam memberikan pertolongan ketika dibutuhkan.

Wahyu mengatakan anggota dan pembina PMR berharap pelatihan serupa dapat diselenggarakan secara rutin, setidaknya sekali dalam setahun.

Kegiatan berkala diharapkan dapat membantu anggota dan pembina PMR memperbarui materi serta tata laksana pertolongan pertama.

Pelatihan keterampilan serupa juga menjadi bagian dari kegiatan kemanusiaan di berbagai daerah. Dalam arsip CeritaRelawan, pelatihan pertolongan pertama bersama PMI dilakukan dengan memadukan penyampaian teori dan praktik bagi peserta.

Dengan bekal tersebut, anggota PMR diharapkan semakin siap mengambil peran memberikan pertolongan awal ketika dibutuhkan di lingkungan sekolah.

Penulis: Nur
Editor: Redaksi

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar